Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas - Polantas RI
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Saturday, November 20, 2021

Pengen Beli Mobil Bekas? Perhatikan Tips Berikut ini

Konon kabarnya harga mobil baru mulai tidak terjangkau dan terasa mahal oleh sebagian besar masyarakat.  Avanza yang dikenal mobil sejuta umat karena ramah pada tabungan kita kini juga sudah terasa mahal. Akhirnya, mobil second menjadi pilihan alternatif yang dianggap relevan agar kita bisa memiliki mobil. 

Diego Delso - wikimedia commons 

Namun, barang bekas tentunya sangat berbeda dengan barang baru. Semakin tua umurnya, maka kemungkinan spare part yang mulai minta diganti akan semakin banyak. Dalam kondisi ini, niat untuk mengamankan tabungan bisa jadi porak poranda. Oleh karena itu, kecermatan dan kebesaran hati dibutuhkan dalam membeli mobil bekas. Berikut ini bahan pertimbangan dari kami supaya selamat dalam memilih mobil bekas.

  1. Pertama kamu mesti tahu dulu kebutuhanmu. Apakah kamu akan pakai harian atau tidak mobil yang akan kamu beli. Kalau untuk dipakai harian mendingan kamu beli mobil baru deh. Lagi pula ngapain gaya-gayan setiap hari kamu pakai mobil ke kantor tapi kalau duitnya terbatas. Kecuali, kamu dalam kondisi "khusus" yang mengharuskan pakai mobil.
  2. Kemudian Cek Saldo, kalau sudah ada dananya, bisa langsung gas ke tips selanjutnya, tapi kalau rekening masih kosong, maka bisa dimulai dengan menetapkan pilihan mobilnya, ketahui harga pasarannya, dan kemudian Ayo buruan kerja.
  3. Jangan gampang nafsu dengan mobil Eropa, seperti BMW dan Mercedez Benz yang harganya lebih murah daripada Avanza. Bagaimanapun juga itu mobil Eropa Gaes, berkualitas meskipun tua. Oleh karena itu pula membiayai mobil Eropa, walaupun tua tetap akan besar budgetnya. Jadi, pastikan kantongmu aman kalau mobil Eropa mu nanti sering meriang.
  4. Kalau bisa jangan terlalu tua umurnya ya Gaes. Kasihan kamu kalau mobil andalanmu dan satu-satunya itu nanti malah kebanyakan sakit. Bukan hanya rugi uang tapi juga rugi segala-galanya, apalagi kalau di tengah jalan tiba-tiba rusak. Rencana mau dapat proyek besar bisa berantakan.
  5. Hindari ngutang deh Gaes. Sistem kredit dalam membeli mobil bekas menurut mimin sih gak cocok buat kita yang punya budget minim. Harganya tentu akan lebih mahal. Kemudian kita akan dibebani angsuran bulanan. Belum lagi potensi mobil rusak, jadi dobel kan kebutuhannya.
  6. Kamu bisa memanfaatkan marketplace, showroom mobil bekas, bertanya sama teman, atau bahkan menawar mobil temanmu. Membeli mobil dari orang yang kita kenal, seperti punya teman ini lebih bagus. Karena kita bisa tahu sejarahnya dan harganya bisa dikondisikan.
  7. Jangan terpaku dengan satu mobil ya Gaes, selalu bandingkan dengan yang lain. Makin banyak pilihan akan makin bagus ketika kita mengambil keputusan. 
  8. Mimin nambahin dan ini penting, bawa teman yang paham mengenai kendaraan. Tidak harus seorang mekanik, asal dia paham, mau temen atau pasanganmu juga tidak masalah.
  9. Terakhir, cek semua yang berbau teknis Gaes jangan sampai ketinggalan. Semua kondisi mobil, mulai dari bagian interior sampai eksteriornya, termasuk sangat penting yaitu kelengkapan dan keaslian dokumen ya Gaes. 


Tuesday, October 12, 2021

Ternyata Begini Supaya Hemat Bensin

Sumber: wikimedia commons
(https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Petrol_Kiosk.jpg)

Menggunakan kendaraan pribadi di tengah pandemi merupakan salah satu cara agar kita terhindar dari penularan COVID-19 Lur, tapi hal ini tentunya membuat kita harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk keperluan tol, parkir, dan bensin. Kali ini, kami mau berbagi tips untuk meminimalisasi biaya bahan bakar mobil kamu nih. 

Pertama, mobilmu Cc nya jangan kegedean Lur. Kalau kendaraanmu Cc-nya di atas atau sama dengan 2000, maka biaya bahan bakarnya pasti akan lebih besar daripada mobil dengan Cc yang lebih rendah. Kalau kamu nekat pakai mobil dengan Cc di atas 2000 Cc, harusnya kamu sudah siap dengan uang bensinnya ya. Hehehhee.. Tapi tenang aja, tips selanjutnya bisa mengurangi biaya bensin kok meskipun Cc mobilmu besar, tapi jangan dibandingkan dengan mobil Cc kecil ya Lur.

Kedua, kakimu mesti "disekolahin" Lur. Artinya salah satu pemicu kendaraanmu "minumnya" banyak adalah karena ketika kamu sering memacu mobilmu dengan kecepatan tinggi. Penggunaan gas yang membabi-buta tentu membuat mobil menjadi lebih boros. Usahakan stabilkan gas ya Lur. Perpindahan gigi lakukan di kisaran rpm 1500 hingga 2200 untuk bahan bakar bensin dan antara 1100 hingga 2000 untuk bahan bakar diesel.

Ketiga, kondisi jalanan juga ikut mempengaruhi konsumsi bahan bakar lho Lur. Jalanan menanjak, macet bisa membuat konsumsi bahan bakar lebih banyak.

Keempat, kalau kamu memakai mobil untuk harian pulang pergi dari rumah ke kantor, pastikan kamu tidak memenuhi mobil dengan barang bawaan yang banyak. Tidak perlu bawa kulkas, TV, atau kasur di dalam mobil. Karena semakin berat muatan mobil, kebutuhan bahan bakar juga makin tinggi. beban hiudp juga kalau bisa jangan kebanyakan ya Lur 😂

Kelima, pakailah AC sewajarnya saja. AC itu membebani kerja mesin lho. Jadi tidak perlu menyalakan AC pada suhu yang terlalu dingin, di atas 20 derajat  sampai 23 derajat cukuplah. Apalagi kalau mobilmu bukan mobil "kaleng-kaleng" ya Lur, suhu dikisaran itu sudah dingin kok.

Keenam, kondisi ban juga berpengaruh dalam membantu kita menghemat bahan bakar. Pastikan tekanan anginnya sesuai dengan yang disyaratkan. Kamu juga tidak perlu merubah-rubah settingan publik, mulai dari besaran velg dan besaran ban. Percayalah standar pabrik itu sudah dibuat aman untuk kenyamanan kamu.

Ketujuh, rutin servis Lur dan pakai bahan bakar sesuai dengan arahan pabrik. Mobil juga perlu dirawat. Jangan hanya mau naikin saja tapi tidak mau merawat. Mobil yang tidak terawat bukan hanya membuat boros bahan bakar tapi juga bisa bikin kantong jebol.

Kedelapan, dan ini paling jitu menurut kami. Kalau kamu mau menghemat bahan bakar, maka cukup panaskan mesin mobilmu 5 menit setiap hari dan jangan dibawa kemana-mana. Kami pastikan kamu hemat bahan bakar. Meskipun begitu, kami tidak menjamin kalau mobilmu akan tetap sehat walafiat..hehehe.

Itulah kurang lebihnya tips menghemat bahan bakar yang dapat kami bagikan kepada khalayak semua. Mudah-mudahan bisa memberikan pencerahan.  Jangan lupa bahagia, dan jangan lupa belajar nyetir. Kalau kamu sudah bisa, tolong ajak keluarga, teman, kerabat untuk kursus mobil ya Lur. Bye.....

Wednesday, March 24, 2021

Tips Memanaskan Mesin Mobil Matic

otomotif.kompas.com

Sempat beredar kabar di media sosial bahwa ketika memanaskan mobil bertransmisi automatic (matic) lebih tepat memposisikan tuas transmisi pada posisi (N), bukan pada posisi (P). Alasannya, memanaskan mesin pada posisi tuas transmisi ada di (P) membuat oli tidak bekerja. Sehingga oli tidak dapat melumasi komponen yang ada. Akibatnya, part pada mobil cepat aus, kampas kopling jadi selip, dan umur transmisi matic akan menjadi lebih pendek.

Apakah hal ini benar? Menurut beberapa pihak yang mengenali betul seluk beluk mobil karena memang bekerja di industri tersebut, pernyataan ini sangat keliru. Om Achmad Mu'min, Technical Leader di Auto2000 bilang pernyataan tersebut salah besar Gaes. Pada posisi tuas dimanapun, oli akan melumasi secara proporsional dan tidak akan menyebabkan mesin cepat rusak. Justru menyalakan mobil dan meninggalkannya dalam posisi transmisi berada di (P) akan memberikan keamanan lebih, sebab roda mobil tidak akan bergerak.

Pernyataan ini juga dikuatkan lagi sama Om Bambang Supriyadi, Head Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor. Katanya Om Bambang, pompa oli transmisi akan bekerja selaras dengan putaran mesin. Jadi, begitu mesin menyala maka oli akan langsung bergerak melumasi kampas. Oiya, Om bambang juga pesan, manasin mobil jaman sekarang jangan lama-lama karena teknologinya sudah canggih. Hmm.. bener juga sih, buang-buang bensin aja..hehehe.

Jadi gimana Gaes, sudah jelaskan kalau manasin mesin mobil itu bagusnya justru transmisinya ada di (P). Paling penting lagi manasin mobil itu di starter ya, jangan dikatain atau dimarah-marahin, karena kalau itu khusus buat manasin orang bukan mesin 😂. Oke moga-moga kalian jadi lebih jelas ya, btw kalian tipe yang mana nih? manasin mobil lama-lama terus ditinggal ngopi apa nyalain mobil sebentar terus ngacir? Kalau mimin gak suka lama-lama, sering telat soalnya 😅😆😛

Saturday, June 27, 2020

New Normal di Kursus Mengemudi




Admin masih bingung karena di tengah perkembangan teknologi dan infromasi dan masyarakat yang semakin modern, tapi perilaku orang-orang pada umumnya masih belum mengalami perkembangan yang berarti. Misalnya saja dalam urusan belajar nyetir mobil, sebagian besar lebih nyaman dan senang datang langsung ke kantor daripada duduk dan dijemput dirumah. 

Padahal di tengah pandemi COVID-19 saat ini pasti lebih nyaman kalau bisa melakukan segala sesuatu dari rumah. Belajar mobil di Tulus Jaya bisa banget dari rumah. Kalian tinggal cek instagram,  twitter, facebook, dan blog ini buat bisa berkomunikasi. Dari situ nanti kita akan tau kontak yang bisa dihubungi.

Setelah itu kita akan terhubung dengan admin. Nah, kita bisa tanya-tanya mengenai harga, jadwal belajar, dan metode pembayaran, serta pertanyaan-pertanyaan lain yang ingin kita tanyakan. Setelah puas bertanya baru kita menentukan untuk siap belajar. 

Kamu bisa langsung transfer ke no rek tulus jaya yang sudah diinformasikan oleh admin kami (inget no rekeningnya atas nama perusahaan). Kepercayaan dan ketelitian memang menjadi penting dalam transaksi ini, jadi memang harus hati-hati ya Guys.

Atau kalau masih belum percaya juga, kamu  bisa COD Bro/Sis di rumah kayak belanja online.  Begitu instruktur kami datang, kamu nanti tinggal isi formulirnya, bayar, dapat kuitansi, langsung gas belajar!

Di tengah wabah corona yang tidak tahu kapan berakhirnya, kita memang harus meminimalisasi interaksi dengan banyak orang dulu. Jadi admin saranin 3T buat belajar di Tulus Jaya, yaitu: Telpon,  Transfer, dan Tunggu di rumah. 

Jadi kalau kamu tinggal diseputaran Cinere dan Limo, kami punya kantor cabang, di Pamulang, Ciputat, BSD, dan Serpong juga ada. Jadi kamu bisa hubungi langsung saja dari rumah dan cek tempat pendaftaran kami di blog ini atau langsung saja hubungi kantor pusat dan tanyakan apa yang kamu mau tahu.

Menurut admin sih dengan sistem antar jemput akan lebih efektif dan efisien. Karena kamu tidak perlu diantar keluarga saat mau belajar mengemudi, tidak perlu bawa kendaraan sendiri yang membuatmu malah bingung parkirnya dan takut tidak aman, tidak perlu naik publik transportation, pokoknya efisienlah.

Jadi gimana? kapan kamu mau belajar? kalau sudah ada niatnya langsung hubungi kami ya.

Wednesday, April 1, 2020

Tips Belajar Mengemudi di Tengah Pandemi COVID-19

Dalam kondisi saat ini dimana kita semua dituntut untuk melakukan social distancing (jaga jarak) demi menghindari dan menghambat laju penularan virus corona, maka kita harus waspada dan mematuhinya. Kita harus merubah semua aspek kehidupan kita, termasuk dalam menjalankan aktivitas keseharian.





Salah satu cara menghindari penularan adalah dengan tidak keluar rumah, tapi bila kita terpaksa harus meninggalkan rumah, maka disarankan untuk menggunakan transportasi pribadi. Disinilah era dimana menggunakan transportasi publik justru sangat dianjurkan. Bila dalam kondisi normal, kampanye seperti ini tidak akan pernah ada. Lagi pula kita pasti lebih memilih transportasi publik seperti kereta dan busway demi menghindari kemacetan.

Bagi kalian yang punya mobil, bersyukurlah, karena moda transportasi tersebut sangat aman, atau setidaknya lebih baik dibandingkan sepeda motor, khususnya dalam aspek keselamatan, baik yang terkait dengan keselamatan materi, laka-lantas, maupun Corona. Tapi bagaimana dengan yang tidak punya mobil? Tidak usah bingung gunakan saja apa yang kalian miliki: sepeda motor, sepeda, atau berjalan kaki dan menumpang transportasi publik. Jadi jangan diambil pusing ya Gaes.

Tulisan ini mencoba memberikan tips bagi kamu semua yang memiliki mobil tapi tidak bisa mengendarainya karena tidak bisa nyetir. Duh, sedih banget ya, punya mobil tapi cuma jadi pajangan di garasi atau carport. Sekarang tidak usah bingung, banyak sekali Kursus Mengemudi yang ada di Tangerang Selatan (Tangsel). Daripada kalian belajar sendiri dan malah berbahaya bagi keselamatan, mendingan gunakan jasa kursus mengemudi saja. Meskipun ada biaya yang dikeluarkan tapi itu lebih setimpal  (worh it) ketimbang kamu belajar pakai mobil sendiri.

Tapi saat ini kan kita sedang menghadapi pandemi? Nah disinilah kita harus merubah kebiasaan kita. Bila kita ingin belajar mengemudi mobil di tengah krisis saat ini, maka ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Pertama, mintalah sistem antar jemput, sehingga kamu tidak perlu keluar rumah dengan mendatangi kantor kursus mengemudinya. Kedua, selalu pakai masker dan jangan pernah membukanya. Hal ini sesuai dengan anjuran WHO, dan pastikan instruktur mengemudi juga mengenakan masker. Bila itu tidak dilakukan, maka kamu bisa menolak untuk belajar pada hari itu.

Ketiga, jadikan hand sanitizer sebagai senjata disaat-saat sekarang ini. Hal ini untuk berjaga-jaga kalau persediaan pembersih tangan milik instruktur atau yang tersedia di mobil belajar habis. Keempat, pastikan juga kamu membawa sarung tangan sendiri dari rumah. Bebas, kamu mau pakai yang plastik ataupun kain, setidaknya itu bisa menghindari kamu memegang langsung stir, gagang pintu yang mungkin saja tidak steril. Kelima, pastikan kamu mengganti pakaian dan mandi selepas belajar. Pastikan juga kamu mandinya di kamar mandi rumahmu ya, jangan di dalam mobil 😛 Oiya catatan terakhir, pastikan kamu kursus dengan sistem private, artinya satu mobil satu orang. Jadi hanya ada kamu dan instruktur saja di dalam mobil, tidak ada siswa lainnya.

Kurang lebih seperti itulah langkah-langkah yang mesti kamu siapkan. Hal ini tentunya demi kebaikan bersama. Selamat mencoba ya, semangat!!

Sunday, May 28, 2017

Penjelasan Pajak Kendaraan Mati Dapat Ditilang

Kita seringkali berdebat dengan Bapak/ Ibu Polisi di jalan ketika sedang ada razia kendaraan ataupun tiba-tiba saja kendaraan kita diberhentikan. Kita juga kerap "damai" sampai ngotot karena merasa benar. Tak jarang kita terbawa perasaaan (baper) dan menganggap telah terjadi kriminalisasi oleh Polisi terhadap pengendara kendaraan bermotor. Prinsipnya, kalau kita benar, Bapak dan Ibu Polisi itu juga tidak akan sembarangan Tilang kita. Hanya saja mungkin kita belum paham aturannya dan tidak menutup kemungkinan petugas juga kurang paham aturan, Sehingga sedikit-dikit Tilang, padahal bisa saja menggunakan diskresi. 


Gambar: ditlantas.aceh.polri.go.id

Satu contoh perdebatan penegakan aturan lalu-lintas adalah mengenai persoalan Tilang terhadap Pengendara yang Pajak Kendaraan Bermotornya mati. Selama ini, Netizen dan masyarakat menilai itu adalah ranah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), sehingga polisi tidak berwenang menilang kita. Tapi terkait dengan upaya menertibkan pihak-pihak yang tidak membayar pajak, belum lama ini Polda Metro Jaya bersama Pemda menggelar razia gabungan untuk menindak pelanggar pajak. 

Loh, apa boleh polisi melakukan itu? Mungkin itu pertanyaan yang muncul dalam benak blogger sekalian. Berikut ini kami sampaikan penjelasan dari Kasubdit Bin Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto:

Pertama, menurut UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 70 ayat (2), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) berlaku selama lima tahun dan harus dimintakan pengesahan setiap tahun.

Kedua, dalam pasal 106 ayat (5) huruf A UU yang sama, disebutkan bahwa pada saat diadakan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib menunjukkan STNK, dan atau surat tanda coba kendaraan bermotor.

Ketiga, menurut Peraturan Kapolri No. 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, Pasal 1 angka 9, STNK adalah dokumen yang berfungsi sebagai legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor yang berbentuk surat, atau bentuk lain yang diterbitkan Polri yang berisi identitas pemilik, identitas kendaraan bermotor, dan masa berlaku termasuk pengesahan.

Keempat, dalam pasal 85 ayat (1) Peraturan Kapolri tersebut, dinyatakan permohonan penertiban, pengesahan, dan perpanjangan STNK disampaikan ke petugas kelompok kerja pendaftaran, pendataan, dan verifikasi.

Kelima, Pasal 85 ayat (4) dikatakan dalam hal dokumen persyaratan sudah lengkap dan sah, petugas harus menyerahkan dokumen persyaratan kepada petugas kelompok kerja pencetak dan pengesah STNK dan TNKB, serta memberi tahu kepada petugas kelompok kerja penetapan PNBP, PKB, BBNKB, dan SWDKLLAJ.

Hal di atas merupakan dari aspek regulasinya, lantas bagaimana kaitannya?

Antara pembayaran pajak dengan pengesahan sangat berkaitan, sehingga dapat diartikan bahwa sebelum membayar pajak, tidak mungkin STNK dapat disahkan. Jadi, pengesahan STNK dan pembayaran pajak merupakan satu kesatuan utuh dan tidak dapat dipisahkan. Maka dari itu, dengan didukung argumentasi yang tersurat dan tersirat dari aspek hukum, pajak mati dapat dilakukan penegakan hukum melalui Tilang.

Meskipun begitu, argumentasi hukumnya bukan pada pajak mati, tapi pada keabsahan kelengkapan berkendaranya, yakni STNK. 

Jadi gimana, sudah taukan alasan kita ditilang kalau pajaknya mati?



Sumber: Diolah dari liputan6.com

Wednesday, August 17, 2016

Nyalip Sopan dan Aman




Dalam  berkendara, kita semua pasti pernah mengalami dua kejadian yang tidak bisa dihindari, yakni didahului dan mendahului kendaraan lain. Pada kesempatan ini, kami akan berbagi tips bagaimana mendahului kendaraan lain dengan aman, dan tentunya tetap memakai tata krama.

  1. Hal pertama yang harus pahami adalah mendahului kendaraan lain bukanlah ajang gaya-gayaan alias ugal-ugalan di jalan raya. Mendahului kendaraan lain dapat terjadi karena memang kendaraan lain melaju lebih rendah ketimbang kita (ingat ada batas minimum dan maksimum kecepatan). Bila kondisinya pengendara di depan kita berada pada batas minimum kecepatan kendaraan dan kita ada pada batas maksimum, otomatis kita akan mendahului kendaraan di depan kita.
  2. Pastikan jaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan kita. Karena bila jarak kita terlalu dekat dengan kendaraan di depan, dan tiba-tiba kendaraan tersebut melakukan pengereman mendadak, maka sangat rawan terjadi tabrakan beruntun.
  3. Perhatikan rambu-rambu lalu-lintas, apakah diperbolehkan untuk mendahului dan apakah memungkinkan untuk mendahului. Biasanya akan ada rambu-rambu dilarang mendahului pada jalanan menanjak, menurun, tikungan, dan jembatan. Pokoknya perhatikan rambu lalu-lintas. Selain itu jangan lupa perhatikan marka jalan. Marka jalan yang lurus dan tidak terpotong (tidak putus-putus) menandakan tidak boleh mendahului kendaraan lain di jalur tersebut.
  4. Bila rambu lalu-lintas yang kita perhatikan aman (boleh mendahului, jalan tidak menyempit, tidak ada orang menyeberang, jalan tidak licin, dsb) maka mari kita siapkan diri dan kendaraan kita untuk bersiap mendahului.
  5. Perhatikan tanda atau isyarat yang diberikan kendaraan yang akan kita dahului. Apakah dia memberikan sen kiri, sen kanan, atau bahkan mengerem. Bila itu kendaraan besar, seperti truk, coba perhatikan juga apakah itu truk gandeng.
  6. Pastikan juga pandangan kita tidak terhalang, artinya arah depan terbuka lebar. Perhatikan juga kendaraan yang datang dari arah berlawanan bila itu bukan jalur satu arah.
  7. Selanjutnya, kita juga harus memperhatikan kendaraan yang datang dari belakang. Oleh karenanya perhatikan spion kanan kita. Bisa saja tiba-tiba kendaraan yang ada di belakang mencoba untuk mendahului kita.
  8. Kita juga sebaiknya memberikan tanda kepada mobil yang ada di depan bahwa kita akan mendahuluinya. Diwajibkan kita menggunakan sen kanan dan mendahului kendaran lain dari sebelah kanan. Tanda juga dapat berupa klakson (jangan banyak-banyak, sekali tekan saja). Bisa juga tanda dalam bentuk memberikan lampu dim. Tapi kalian mesti hati-hati dalam memberikan klakson dan lampu dim. Karena bila tidak, kalian akan dicap kurang ajar alias brengsek. Kita pasti pernah berkendara kemudian kita diklakson berkali-kali dan diberikan lampu dim sampai kita silau. Padahal kita berkendara sesuai dengan kecepatan maksimum. Namun kendaraan dibelakang kita entah pengen pipis atau melahirkan mereka memacu mobilnya melebih batas kecepatan maksimum. Klakson dan lampu dim ini kerap memicu perselisihan antar pengendara.
  9. Ketika hendak mendahului kendaraan lain, kita juga harus memastikan apakah mobil kita mampu untuk dipacu melampaui kecepatan mobil yang ada di depan. Karena bila tidak itu justru berbahaya.
  10. Bila kita tidak memiliki ancang-ancang yang cukup, gunakan gigi rendah agar kita dapat mencapai torsi maksimum dari kendaraan kita. Artinya turunkan kecepatan ke gigi lebih rendah agar tenaga mesin menjadi lebih besar.
  11. Setelah kita berhasil mendahului kendaraan lain jangan buru-buru pindah lajur. Pastikan kita memiliki ruang untuk berpindah lajur dari lajur kanan ke lajur kiri. Caranya perhatikan spion kiri kita.
  12. Kita harus legowo juga bila didahului kendaraan lain. Sebaiknya memberikan ruang yang cukup dan kurangi kecepatan bila ada kendaraan lain hendak mendahului kita.

Demikianlan beberapa tips dari kami bila akan mendahului kendaraan lain di jalan. Semoga bermanfaat dan tetap utamakan keselamatan, kenyamanan, dan toleransi dalam berkendara.

Thursday, July 7, 2016

Menghindari Kemacetan Lebaran

TMC Polda Metro Jaya


Kalian pasti sudah melihat betapa macetnya jalanan di pulau Jawa akibat kendaraan para pemudik. Meskipun sudah tiap tahun arus mudik selalu menguras tenaga, uang, bensin, dan emosi, toh tetap saja para perantau nekat untuk mudik. 

Apapun dibawanya, tak peduli beban beratnya sudah melebihi batas ideal daya topang kendaraannya, tak peduli anak masih bayi, dan tak peduli roda empat atau roda duanya masih angsuran pertama. Semua rindu kampung halaman, semua rindu keluarga.

Pengalaman dari salah satu tim Tulus Jaya yang tahun ini mudik ke Sragen dan Karanganyar, kemacetan tahun ini memang luar biasa. Jakarta - Sragen ditempuh dalam waktu 3 hari, padahal biasanya hanya 12 jam. Sungguh luar biasa bukan?

Setelah kalian semua mengetahui betapa tidak nyamannya mudik menggunakan kendaraan pribadi, kenapa kalian tetap memaksa? Hal ini bukan baru saja terjadi, tapi tiap tahun. Kenapa pula kita mesti mengumpat, mengeluh, dan bahkan baper (bawa perasaan).

Menariknya lagi, ada konsultan atau pakar yang memberikan tips agar tidak kena macet saat lebaran. Katanya atur waktu, bisa berangkat lebih awal atau ketika balik belakangan saja. Argumentasi dan logika berpikir Si Konsultan rupanya terlalu dangkal. Bayangkan bila kalian balik mudik melebihi jatah libur, pasti bisa dipecat. Tapi sudahlah, mungkin Bapak Konsultan itu kurang piknik dan kurang mudik. Sampai kapanpun kalau yang dipilih adalah mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi pasti tidak akan menyelesaikan masalah. 

Sobat blogger sekalian dan siswa Tulus Jaya, cara untuk menghindari kemacetan di pulau Jawa saat lebaran tiba ada tiga yang efektif, yakni: Pertama gunakanlah pesawat terbang untuk mudik. Waktu tempuh singkat dan dijamin anda akan terhindar dari kemacetan. "Tiketnya habis Min dan uangnya tidak cukup". Oke kalau gitu gunakan cara kedua dengan naik kereta api. Kereta akan terhindar dari macet karena memiliki jalur khusus. "Wah kami kehabisan tiket juga Min". Tenang, kalau begitu kamu tidak usah mudik, nikmati saja Jakarta yang lengang dan undang orang tuamu, anak, saudara untuk ke Jakarta.

"Wah Admin tidak pengertian, kami kan rindu kampung halaman, bukan hanya orang-orangnya saja. Harusnya pemerintah mengantisipasi ini." Yang kalian katakan itu benar adanya, Sayapun sepakat dan memang pemerintah wajib memfasilitasi dan mengatasi permasalahan ini.

"Pemerintah harus segera mempercepat penambahan rel kereta api, meluaskan bandara agar jumlah perjalanan bisa bertambah. Jalur darat khususnya tol harus dibuat". Ini juga benar adanya dan sobat sudah tahu belum bandara sedang ditambah dan dilebarkan. Misalnya saja bandara Soekarno-Hatta mengembangkan terminal 3. Kemudian rel ganda terus dikerjakan. Selanjutnya, jalan tol yang kemarin menjadi pusat kemacetan juga sedang dalam proses pengerjaan. Nantinya akan ada jalan tol dari ujung Barat Jawa hinggga ujung Timur. Tapi itukan butuh proses, semangatnya sudah ada dan sudah dilakukan.

Jadi, mari nikmati setiap moment lebaran. Jadilah pemudik yang cerdas dan bertanggungjawab. Utamakan keselamatan anda dan selamat berjumpa dengan keluarga tercinta.


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 HIJRIAH 
MOHON MAAF LAHIR BATIN

Friday, November 27, 2015

Berkendara Secara Bertanggungjawab (Defensive Driving)

oklahomadriver.com


Pembaca pasti sering mendengar istilah safety driving, yakni berkendara dengan selamat alias aman. Kemudian apa itu defensive driving? Dalam kesempatan kali ini, Kursus Mengemudi Tulus Jaya coba akan menyederhanakan konsep tersebut, agar kalian semua tidak merasa WOW atau takjub dengan istilah defensive driving. 

Pertama kita harus tahu dulu alasan kita berkendara. Orang berkendara karena ingin lebih cepat sampai tujuan, dalam perkembangannya agar aman dan nyaman juga. Bayangkan bila kalian harus berjalan kaki dari Ciputat sampai ke Pondok Indah. pastinya akan lelah, berkeringat, bisa jadi kaki cedera dan tidak tahu akan sampai dalam waktu berapa jam. Oleh karena itulah kita memilih untuk berkendara. Dalam konteks tulisan ini adalah berkendara dengan menggunakan mobil, terserah mobil sendiri ataupun pinjaman.

Tapi karena manusia itu karakternya berbeda-beda, kognitifnya juga berbeda, pengetahuan berkendaranya juga berbeda, akhirnya membedakan pula dalam mengendarai mobil. Misalnya, teknik mengemudinya minim, suka melanggar rambu lalu-lintas dan marka jalan, gampang tersulut emosinya, kebut-kebutan di jalanan, serta tidak mempersiapkan kendaraannya dengan baik.

Defensive driving dalam istilah keren sebagaimana dikatakan oleh National Safety Council Defensive Course adalah: mengemudi untuk menyelamatkan nyawa, waktu, dan uang  atau dana. Secara sederhana, defensive driving adalah bagaimana kita mengendalikan diri sendiri. Tingkatannya lebih tinggi daripada safety driving. Jadi setelah kalian memiliki kemampuan mengemudi (skill), paham aturan lalu-lintas, telah mempersiapkan kendaraan anda dengan baik, maka tahapan selanjutnya adalah, apakah anda telah mempersiapkan diri anda sendiri untuk lebih bertanggungjawab di jalanan.

Contoh konkret dalam defensive driving adalah tidak terpancing ketika kita didahului oleh kendaraan lain, apalagi kendaraan tersebut suka menyalip seenaknya. Kalian pasti seringkan mengalami hal ini, dan banyak yang berusaha mengejar sambil berteriak "monyet"? Pernah tidak kalian mempersilahkan kendaraan lain lewat dan mobil anda berhenti? Apakah anda kerap mematikan lampu ketika berpapasan di jalan yang sempit ketika kendaraan lain akan melaju lebih dulu? Apakah anda sering memberi isyarat lampu bila berpapasan di jalan yang sempit dan membunyikan klakson sebagai isyarat kepada kendaraan yang sudah mau memberikan ruang jalan pada anda? Jika iya, berati anda sudah mempraktekan defensive driving.

Kemudian, defensive driving juga selalu fokus dan waspada dalam mengemudi. Sebaiknya perhatikan jarak antar kendaraan, depan, belakang dan samping. Perhatikan lingkungan di sekitar kendaraan anda. Jangan lupa perhatikan spion secara berkala untuk membantu anda memantau daerah sekitar kendaraan, apakah akan ada yang mendahului ataupun jalanan sudah aman bila anda ingin berbelok.

Ada beberapa hal yang mesti kalian perhatikan dalam defensive driving: kewaspadaan, kesadaran, antisipasi, dan sikap. Kesemuanya itu sekali lagi tergantung pada bagaimana kita menguasai diri sendiri. Jadi kuasai dirimu dengan baik, maka tujuan untuk sampai ke tempat tujuan lebih cepat dan aman akan terwujud.


Sunday, October 25, 2015

Supaya Cat Mobil Tetap Mengkilat

Blogger sekalian pasti sangat menyayangi mobil barunya waktu pertama kali datang hingga beberapa bulan kemudian. Dari mulai rajin dicuci, ditaruh tempat yang teduh, pokoknya dielus-elus, kalau bisa dibawa ke kamar pasti blogger sekalian akan membawanya masuk dan dikelonin.

Sumber Gambar: tribunnews.com

Seiring berjalannya waktu, kalian pasti sudah mulai malas. Cuci mobil sudah mulai jarang, selepas kehujanan dibiarkan saja tidak di lap, mobil juga diparkir sembarangan. Akhirnya, cat mobil nampak kusam dan penampilan mobil tidak menggoda lagi.

Berkaca pada itu semua, ada baiknya kalian tetap konsisten untuk tetap merawat cat mobil, agar warnanya dapat dipertahankan lebih lama. Karena selain akan membuat penggunanya percaya diri, ketika dijual harga juga akan lebih baik dibandingkan mobil yang kusam.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kalian praktikkan agar mobil tetap kinclong:
  1. Mencuci mobil: Cucilah mobil secara rutin. Bila mobil anda sering berdebu maka segeralah cuci dan bila terkena hujan maka segera bersihkan dan lap sampai kering. Perlu diingat, ketika mencuci mobil gunakanlah shampo khusus mobil, jangan pakai shampo rambut apalagi sabun colek untuk cucui baju. Jangan biarkan ada kotoran yang menempel dalam waktu lama di mobil anda, seperti kotoran hewan.
  2. Hindari sinar matahari langsung: Hal ini penting dilakukan agar cat tidak cepat pudar. Bayangkan anda dijemur berjam-jam di tengah terik matahari pasti akan gosong. Hal ini sama dengan mobil anda. Untuk itu carilah parkiran yang teduh, misal di bawah kanopi, basement, di bawah pohon rindang. Tapi jangan sekali-kali bila musim hujan datang anda memarkirkan mobil di bawah pohon, karena bisa tertimpa pohon tumbang. Terkait dengan pohon ini anda juga harus perhatikan, jangan sampai  parkir di bawah pohon yang memiliki getah seperti nangka, mangga, dan sebagainya. Karena bila itu menempel dimobil akan merusak cat.
  3. Jangan terlalu sering menggunakan wax apalagi car polish atau compound karena bisa mengikis cat mobil. Bila ingin melindungi mobil agar tampak kinclong gunakan wax tapi jangan terlalu sering, misal sebulan sekali saja. Karena bila keseringan justru akan merusak cat mobil.
  4. Bila mobil anda diserempet motor atau diserempet becak, bahkan disenggol truk. Segeralah untuk memberikan perawatan dengan mengecat kembali. Pastikan ditempat yang berkualitas dan harga yang terjangkau (bila anda tipikal orang yang sangat peduli harga) dan pastinya gunakan cat yang bermutu jangan pakai cat tembok ya. Tapi sekali lagi, harga biasanya berbanding lurus dengan kualitas sesuai peribahasa "ada harga ada rupa".
  5. Mengemudilah dengan hati-hati, agar tidak menabrak, menyenggol, dan disenggol. Sehingga cat mobil anda tidak akan bermasalah dan tidak perlu sering-sering mencat ulang. Apalagi bila catnya hanya sebagian saja, maka rawan tidak senada warna catnya.
Demikianlah tips dari kami, singkatnya sayangilah mobil kalian, dan ada catatan pula bahwa perlakuan anda kepada mobil akan menunjukkan seberapa setiakah anda pada pasangan. Tidak percaya? Coba untuk perempuan, perhatikan mobil dan pasangan anda.

Tuesday, June 2, 2015

Soal Lembar Tilang

Sumber: tribunnews.com
Mengenai slip tilang berwarna biru, agar diketahui dalam Surat Keputusan Kapolri No Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998 penggunaan blanko biru bisa dilakukan.

Jenis blanko Lembar Tilang yang berlaku:

1.    Warna merah : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin mengikut sidang di Pengadilan Negeri.
2.    Warna biru : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin membayar denda tilang melalui Bank yang telah ditunjuk.
3.    Warna kuning : Arsip Kepolisian
4.    Warna putih : Arsip Kejaksaan
5.    Warna hijau : Arsip Pengadilan

Jika Pelanggar meminta blanko tilang berwarna biru maka pelanggar tidak perlu lagi mengikuti sidang di Pengadilan, bisa membayar langsung di Bank BRI. Namun slip tilang berwarna Biru ini dikenai denda sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas & Angkutan Jalan.

Contoh :
Tidak memiliki SIM. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1) Denda : Rp 1.000.000

Keterangan: Dengan blanko tilang warna biru melanggar pasal ini, Pelanggar diwajibkan untuk membayar denda yaitu Rp 1.000.000 dan disetorkan ke Bank BRI yang telah ditentukan.

Hal ini berbeda jika pelanggar ditilang menggunakan Blanko warna merah, karena denda untuk blanko tilang warna merah ditentukan berdasarkan Keputusan Hakim di Pengadilan Negeri yang ditunjuk.

Dengan penjelasan ini memungkinkan pelanggar lalu lintas yang ditilang Petugas Polri dapat meminta kepada Petugas dilapangan untuk ditilang dengan menggunakan blanko warna biru atau bisa juga blanko warna merah.

Silakan dilaporkan ke Propam Polda Metro Jaya Telp 021-5234469 apabila ada Petugas dilapangan tidak memberikan surat tilang dalam penindakan pelanggaran lalu lintas. Sekaligus nama Petugas, pangkat, lokasi dan kronologis kejadian. (TMCPolda Metro Jaya)

Wednesday, December 24, 2014

Nyetir Aman Saat Hujan

Sumber Gambar: www.chicago.aaa.com

Saat ini sudah mulai musim penghujan. Meski cuaca tidak menentu, namun memasuki bulan dengan akhiran "ber" (Oktober, November, dan Desember) brother and sister mesti bersiap menghadapi angin kencang, petir, hujan lebat disertai es, pohon tumbang dan jangan lupa genangan air, alias banjir..hehehe. Jangan lupa, pada Januari dan Februari (akhiran "ri") biasanya ditandai dengan hujan sehari-hari. Namun Bro & Sis tak perlu kuatir. Berikut tips aman mengendarai mobil di musim penghujan dari TULUS JAYA:

1.    Pastikan Bro & Sis mempersiapkan diri dulu sebelum berkendara. Pertama, pastikan wiper berfungsi dengan baik, termasuk kondisi karetnya. Kalau sudah lama (kering) biasanya tidak mampu menghapus air dengan sempurna. Tak hanya itu, cek juga air wiper yang ada dalam penampungan. Jangan lupa campur dengan shampo khusus ya, bila terpaksa tidak punya, kami memiliki trik untuk mensiasatinya, yakni dengan menggunakan "shampo rambut" yang dihancurkan sedemikian rupa hingga tidak terlihat lagi gumpalannya. Trik ini jangan terlalu sering dipraktekan ya Bro & Sis karena kelemahannya bisa menyumbat jalur keluarnya air wiper. Jadi untuk kondisi darurat saja pemakaiannya. Setelah wiper beres, pastikan kondisi alas kaki kita kering. Sehingga tidak licin ketika harus menginjak pedal kopling, rem maupun gas. Periksa juga tekanan ban mobil kita, termasuk bunga bannya (jangan sampai gundul). Setelah itu pastikan semua lampu berfungsi dengan sempurna. Hal krusial lainnya adalah pastikan rem kita benar-benar berfungsi dengan baik.

2.    Bila persiapan sudah mantab, jalankan mobil dengan kecepatan secukupnya. Jangan ngebut ya Bro & Sis. Jalan kering saja dilarang dan banyak kecelakaan karena ngebut, apalagi jalan yang licin karena hujan. Jangan sampai melanggar rambu lalu-lintas dan marka jalan ya.

3.    Pastikan kita menjaga jarak aman dengan mobil yang ada di depan kita. Setidaknya minimal 10 meter, agar kita memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman dan menghindar bila mobil di depan kita melakukan pengeremen mendadak ataupun ada kecelakaan. Mesti diingat, mengendarai mobil ketika hujan dengan jarak pandang terbatas dan jalanan yang licin memerlukan kehati-hatian yang ekstra.

4.    Pastikan anda menghindari genangan. Maksudnya kemudikan mobil anda dijalur tengah, karena biasanya genangan ada pada kontur jalan yang lebih rendah dan biasanya berada di sisi kanan atau kiri jalan (mungkin ini juga tidak berlaku kalau semua jalan tergenang seperti di Jakarta, hehe). Tapi Bro & Sis juga jangan seenaknya berpindah-pindah jalur karena sangat berbahaya.

5.    Bila anda terjebak di jalan yang tergenang, kurangi kecepatan mobil dan lakukan pengereman seperlunya (jangan langsung menekan rem) karena mobil bisa tergelincir. Pastikan anda memegang kemudi dengan baik agar arah mobil tetap dapat dikendalikan.

6.    Nyalakan lampu utama dan lampu hazard bila hujan mulai deras. Ini berguna agar anda mampu melihat jalan lebih jelas dan sebagai penanda kendaraan anda bagi pengendara lain (agar sama-sama bisa jaga jarak).

7.    Bila kondisi hujan semakin memburuk, tak perlu anda paksakan untuk terus melaju. Menepilah di tempat yang aman. Hindari menepi di bawah pohon. Anda bisa mencari POM Bensin, restoran ataupun warung kopi sambil menunggu hujan reda.

8.    Ketika hujan, rem anda akan basah, agar rem dapat berfungsi dengan sempurna, Bro & Sis bisa menerapkan trik untuk menginjak rem secara perlahan sambil menginjak gas. Maksudnya agar terjadi gesekan dan rem anda menjadi kering. Ingat lakukan seperlunya saja.

9.    Demikian tips nyetir asik dikala hujan dari kami, semoga membantu, terimakasih.

Sunday, November 9, 2014

Merawat AKI (ACCU)


Gambar diambil dari: www.carstrok.com


  1. Matikan komponen kelistrikan ketika mesin mati. Selesai berkendara matikan dulu komponen kelistrikan (tape, AC, lampu) sebelum mematikan mesin, agar muatan listrik pada aki tidak berkurang, dan pada saat dihidupkan kembali beban aki mampu memenuhi kebutuhan sistem starter.
  2. Panaskan mesin kendaraan. Kendaraan yang jarang digunakan dapat memperpendek umur aki. Untuk kendaraan yang jarang digunakan sebaiknya secara rutin memanaskan mesin secukupnya atau dapat pula melepas terminal negatif aki.
  3. Periksa level air akiPermukaan air aki harus dipertahankan antara batas atas dan batas bawah, oleh karena itu peru diperiksa secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika air yang terdapat di dalam aki berada di batas bawah, sementara aki tersebut terus digunakan bisa menyebabkan kerusakan pada aki. Pengisian yang melewati batas atas (berlebihan) airnya bisa meluap dan merusak bagian kendaraan. Untuk menambah air aki yang berkurang gunakan air yang biasa jangan gunakan air zuur, karena zuur hanya digunakan untuk aki baru yang belum dipakai. (Catatan: air aki biasa = air murni/air suling; accu zuur = campuran air murni dan asam sulfat H2SO4)
  4. Periksa terminal akiKondisi kendor dan karat pada terminal aki dapat mengakibatkan aliran arus listrik tidak sempurna, hingga dapat menimbulkan ledakan pada aki akibat percikan api pd bagian yang tersambung. Jika sambungan terminal kendor tinggal di kuatkan saja, namun jika terminal aki kotor atau berkarat maka harus dibersihkan menggunakan sikat kawat.
  5. periksa pengikat aki. Pastikan aki diikat kuat atau tidak bergeser pada posisinya bila mobil berjalan. Aki yang sering terguncang umurnya jadi lebih pendek. Namun jika diikat terlalu kencang juga akan mengakibatkan kerusakan fisik (pecah/belah) pada badan aki itu sendiri.
  6. Periksa apakah ada kebocoran akiBerhati-hatilah pada area yang diketemukan kebocoran dari bagian badan aki, segera keringkan dan bersihkan area tersebut dan kuatkan penutup sumbat pada aki. Apabila terjadi kebocoran pada badan aki, segera ganti aki dengan yang baru.
  7. Periksa berat jenis aki. Jika Aki telah diisi ulang, cek berat jenis aki dengan menggunakan hydrometer ( biasa terdapat di bengkel). Jika beratnya dibawah ukuran dari aki tersebut. Maka gantiah dengan aki baru.
  8. Pemasangan dan pelepasan aki. Untuk memasangkan Aki, pastikan tidak ada benda-benda asing di sekitar dudukan aki. Hubungkan kabel positif pada terminal positif aki, kencangkan bautnya kemudian hubungan kabel negatif pada terminal negatif. Untuk melepaskan aki pertama-tama matikan instrumen yang bermuatan listrik dan tentunya dipastikan kendaraan dalam kondisi mesin mati. Pada saat melepaskan kabel. lepaskan kabel negatif dulu baru positif.
Hal-hal yang perlu diperhatikan demi keselamatan:
  • Tidak boleh menyalakan api dekat aki, seperti menyalakan korek, merokok dan lain sebagainya, karena aki mengandung hydrogen yang mudah meledak.
  • Jauhkan dari jangkauan anak, karena komponen aki terbuat dari bahan kimia yang berbahaya.
  • Gunakan kacamata pelindung pada saat memasang atau memperbaiki aki karena air aki sangat berbahaya.
  • Hati-hati dengan accu zuur, karena dapat merusak kulit dan membutakan mata.
  • Jika accu zuur mengenai mata Anda, basuhlah segera dengan air bersih dan segera pergi ke dokter. Jika accu zuur mengenai kulit Anda, basuhlah bagian yang terkena accu zuur dengan saksama. Jika Anda merasa sakit dan terbakar, segera minta pertolongan dokter.
Sumber tulisan: KLIK

Friday, November 7, 2014

Tips Memilih Sekolah Mengemudi

Dewasa ini, kehadiran Kursus Stir Mobil  bak jamur di musim penghujan. Hampir disetiap perempatan, pertigaan, dan bahkan depan komplek kita ada kursus mengemudi. Berbagai pilihan paket dengan beragam harga pun ditawarkan. Tak hanya itu, kita juga akan dimanjakan dengan berbagai pilihan mobil. Semua tergantung preferensi kita dan tentunya disesuaikan pula dengan isi kantong.



Mengingat banyaknya Kursus Mengemudi dan harganya pun tidak berbeda jauh antar satu dengan lainnya, maka dibutuhkan kecermatan kita dalam memilih. Bila sudah demikian, maka kita akan dihadapkan pada sebuah istilah yang sudah mendunia "JANGAN ASAL MURAH" dan yang perlu dicatat, bukan hanya sekedar bisa mengemudi tapi juga harus mengemudi dengan baik dan benar, Sikap atau attitude kita di jalan itu penting agar kita selamat. Jadi sebaiknya anda lihat track recordnya.

Oleh karenanya, bila rekan-rekan ada yang belum bisa mengemudi atau ada yang ingin belajar mengemudi tapi bingung mau dimana. Maka buat yang tinggal di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), CV. TULUS JAYA jawabannya.

Berdiri sejak 14 tahun silam, CV. TULUS JAYA terus tumbuh dan berkembang karena kepercayaan dari para siswa-siswinya. Bahkan, karena pengalamannya dalam memberikan pengajaran yang terbaik untuk para peserta didiknya, CV. TULUS JAYA dipercaya oleh Pemkot Tangsel untuk memberikan pelatihan mengemudi kepada pemuda di wilayah Tangsel. Klik di sini untuk menuju halaman terkait.

Monday, October 6, 2014

Cara Merawat Kopling

Beberapa pengendara yang mengeluhkan bahwa ia harus seringkali mengganti pelat kopling yang cepat habis, padahal menurutnya jeda waktu penggantian pelat kopling belum lama. Tentu saja dengan seringnya mengganti pelat kopling berarti harus mengeluarkan uang yang lebih banyak.

Menurut pengalaman, salah satu penyebab paling umum cepat habisnya pelat koling adalah tata cara mengemudi kendaraan yang kurang baik. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami informasikan mengenai kopling dan tata cara mengendarai kendaraan agar kopling dapat bekerja secara optimal dan tentu saja tidak mudah rusak.

MEKANISME KOPLING
A. Komponen Kopling
Sistem kopling terbagi dalam sejumlah komponen yang masing-masing memiliki fungsi saling mendukung bagi optimalisasi tugas ‘perantara’ itu. Satu set kopling terdiri dari pelat/piringan kopling (clutch disc), matahari (cover clutch), roda gila (flywheel), dan leher kopling (release bearing).

B. Prinsip Kerja Kopling
Saat pedal kopling ditekan, hubungan antara mesin dengan sistem penggerak (transmisi) terputus karena roda gila (flywheel) dan pelat/piringan kopling (clutch plate) tidak saling bersinggungan sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak dapat diteruskan ke komponen penggerak. Lalu, bila pedal kopling dilepas atau tidak diinjak (difungsikan) maka hantaran putaran mesin akan kembali menggerakkan transmisi.

PENGGUNAAN KOPLING YANG BENAR:
  1. Jika menginjak pedal kopling, maka tekanlah pedal kopling sepenuhnya. Tujuannya adalah agar roda gila (flywheel) dan pelat/piringan kopling (clutch plate) dapat terpisah secara sempurna, sehingga dapat memudahkan dalam memindahkan tuas transmisi.
  2. Ketika sedang menginjak pedal kopling secara sempurna, pindahkan tuas transmisi.
  3. Setelah memindahkan tuas transmisi, selanjutnya bebaskan injakan kopling secara perlahan diselaraskan dengan injakan pedal gas agar kendaraan dapat berjalan dengan halus dan tidak membuat kendaraan meloncat.

PENGGUNAAN KOPLING YANG SALAH:

Seringkali kita tak mengetahui sebenarnya terdapat beberapa hal yang menjadikan komponen kopling cenderung mudah mengalami kerusakan. Berikut ini hal-hal yang dapat memudahkan komponen kopling mengalami kerusakan, antara lain:
  1. Meletakkan kaki pada pedal kopling selama kendaraan berjalan. Hal ini dapat mempercepat keausan pada release bearing dan pelat/piringan kopling.
  2. Menahan setengah kopling saat mobil antri di tanjakan. Hal ini dapat mempercepat kerusakan sistem kopling. Mesin pun sering terasa bergetar sehingga membuat fungsi karet penahan mesin (engine mounting) juga dapat terganggu. Sebaiknya gunakan rem tangan untuk menahan kendaraan ketika sedang antri di tanjakan.
  3. Menginjak dan melepas kopling secara kasar. Bila dilakukan dengan cara yang kasar maka sentukan pelat/piringan kopling terhadap roda gila (flywheel) akan terasa lebih keras, hal ini akan mempercepat keausan sistem kopling.

Tips Merawat Kopling
  1. Melakukan pengecekan dan perawatan kopling secara rutin.
  2. Gunakan selalu gigi satu untuk start awal kendaraan, karena jika menggunakan gigi di atasnya, kopling akan dibebani secara berlebihan dan mempercepat keausan.
  3. Netralkan tuas transmisi jika berhenti. Contoh: di lampi merah.

Masalah umum yang terjadi pada kopling
  1. Kopling selip. Akibat dari kopling selip, kendaraan tidak dapat berjalan, kurang  tenaga, dan dapat menyebabkan boros bahan bakar, hal ini disebabkan tenaga mesin tidak tersalurkan ke sistem penggerak (transmisi) karena pelat/piringan kopling sudah aus.
  2. Kopling jeblos. Akibat dari kopling jeblos, tuas transmisi tidak dapat/susah dipindahkan, hal ini disebabkan tidak dapat terpisahnya pelat/piringan kopling dengan mesin karena tenaga yang disalurkan dari pedal tidak mampu diteruskan ke sistem kopling. Kabel kopling yang putus, silinder kopling bocor, dan matahari yang rusak merupakan beberapa hal yang membuat tenaga dari pedal tidak dapat diteruskan ke sistem kopling.
  3. Kopling lengket. Akibat dari kopling lengket, tuas transmisi tidak dapat/susah dipindahkan karena tidak terpisahnya pelat kopling dan mesin akibat pelat/piringan kopling lengket. Penyebab kopling lengket karena air atau lumpur yang masuk ke area sistem kopling.

Perhatian!
Jika pada saat menggunakan kopling, tercium bau terbakar, disarankan segera menghentikan kendaraan dan parkir terlebih dahulu karena indikasi tersebut menunjukkan bahwa terjadi panas tinggi pada kopling, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem kopling.

Sumber: Toyota Education Media
Klik disini untuk menuju sumber utama
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...